Kamis, Januari 01, 2009

5 Pedayung Jatim Berlatih di Pal

SURABAYA: Sebanyak lima atlet dayung Jawa Timur berhasil menembus Program Atlet Andalan (Pal) yang digagas Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora).

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Jatim masih bisa menyumbangkan atlet terbaik. Sebab, mereka yang tergabung dalam Pal merupakan atlet pilihan yang akan dibina melalui program jangka panjang selama empat tahun ke depan.

Sekum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jatim Nurhasan mengaku bangga dengan prestasi kelima atlet asal Jatim tersebut.

"Tidak semua atlet berprestasi bisa masuk Pal. Mereka yang terpilih adalah yang terbaik," katanya pada acara Rapat Anggota KONI Surabaya di Graha SA, Selasa (30/12).

Kelima Pedayung Jatim yang saat ini menjalani latihan di Pal adalah, Agus Budiaji, Suwandi, Deni, Iswandi (putra) dan seorang putri, Jeva. Mereka merupakan atlet andalan Jatim saat berlaga di PON XVII Kaltim 2008.

Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp100 miliar untuk menunjang program Pal 2009 dan akan terus ditingkatkan. Pemerintah harus turun tangan untuk membangkitkan prestasi olahraga nasional di ajang internasional.

Saat ini sudah disaring 250 atlet dari 22 cabang olahraga, 98 pelatih dan 22 manajer. Mereka dibagi atas tiga kategori, yaitu utama (60 atlet), madya (107), dan pratama (83).

Kategori utama dihuni atlet pilihan yang menjadi andalan untuk event tingkat Asia, atlet madya bagi kawasan Asia Tenggara, sedangkan atlet pratama dipersiapkan untuk program jangka panjang dengan sasaran SEA Games 2011.

Sukses kelima atlet itu membuat Pengprov PODSI Jatim terus berupaya mencari atlet muda berbakat untuk mengganti para atlet senior. Apalagi pada PON XVIII 2012 Riau akan ada regulasi pembatasan usia.

"Kami sudah mengantisipasi regulasi usia dengan terus mencari dan membina atlet junior. Kalau bisa kami juga ingin mengembangkan Pengcab di kabupaten/kota," kata Nurhasan yang juga menjabat sebagai Pembantu Rektor II Universitas Negeri Surabaya itu.

Hanya saja untuk mencari atlet Dayung memang tidak mudah, pasalnya minat pemuda terhadap olahraga ini juga sangat sedikit. Apalagi untuk bisa menjadi atlet dayung harus memiliki postur tubuh yang tinggi.

Nurhasan mengatakan pengurus Pengprov PODSI sudah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah dan berniat menyediakan beasiswa bagi murid yang menjadi atlet Dayung. (****)

0 komentar:

Posting Komentar