Minggu, Desember 28, 2008

Sepakbola Gelar Kualifikasi Porprov

SURABAYA: Cabang sepakbola di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II dipastikan menggelar babak kualifikasi, sedangkan untuk batasan usia para pemain ditetapkan maksimal kelahiran 1 Januari 1990. Hal ini ditegaskan Ketua PSSI Jatim Haruna Soemitro, Jumat (26/12).

Babak kualifikasi ini dipicu mepetnya waktu yang ada, sehingga tidak mungkin menyelesaikan seluruh pertandingan bila cabang sepakbola diikuti 38 kota/kabupaten di Jatim.

“Hampir pasti seluruh daerah pasti mengirimkan tim sepakbolanya, kalau dipaksakan waktunya terlalu panjang. Bisa- bisa nanti seperti Piala Dunia, karena itu harus digelar babak kualifikasi,” tegas Haruna, kemarin.

Putaran final sepakbola Porprov yang digelar Oktober 2009 di Malang pada akan diikuti 12 tim. Kota Surabaya sebagai juara bertahan dan tuan rumah Kota Malang otomatis lolos ke babak final. “Ini mengacu seperti PON. Kedua tim itu harus mendapat privilege dan otomatis jadi unggulan,” tambahnya.

Jadi, babak kualifikasi akan diikuti 36 tim yang dibagi menjadi delapan grup. Masing-masing juara grup langsung lolos ditambah dua runner up terbaik. Putaran final akan dibagi menjadi tiga grup, masing-masing grup diikuti empat tim peserta.

Soal jadual babak kualifikasi, PSSI Jatim memberi batasan minimal tiga bulan sebelum Porprov digelar, sudah memunculkan 10 tim yang lolos. “Paling tidak, babak kualifikasi sudah harus tuntas akhir Agustus. Ini penting agar Pengcab atau KONI kota/kabupaten memiliki waktu untuk mempersiapkan timnya,” tambah Haruna.

Gelar Liga Anak Jatim
Sementara itu, PSSI Jatim sudah mencanangkan 2009 adalah Tahun Pembinaan Sepakbola Usia Dini, baik itu pemain maupun wasit. Event sepakbola diberi nama Liga Anak Jatim yang terbagi dalam dua kelompok umur, yakni U-11 sebagai persiapan Piala Danone dan U-14 sebagai persiapan Piala Medco. Sedangkan untuk pembinaan wasit, PSSI Jatim akan menggelar kursus wasit remaja dengan peserta berusia 15 tahun - 17 tahun.

Menurut Haruna, peserta turnamen U-11 adalah Sekolah Sepakbola (SSB) yang ada di Jatim, sedangkan Liga Anak Jatim (U-14) khusus untuk pengcab-pengcab PSSI di bawah naungan PSSI Jatim.

“Tahun depan kami akan serius di pembinaan usia dini. Karena itu kami akan bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim serta KONI Jatim dalam rangka menyukseskan program pemassalan olahraga seperti yang diamanatkan UU Sistem Keolahragaan Nasional,” dmeikian Haruna. (*)

0 komentar:

Posting Komentar