* Tiga Rekornas Pecah
SURABAYA: Hari pertama perhelatan Kejuaraan Renang Antarperkumpulan Seluruh Indonesia (Krapsi) 2008 di kolam renang KONI Jatim diwarnai kejutan, Sabtu (27/12). Sebanyak tiga rekor nasional (Rekornas) berhasil dipecahkan perenang-perenang Indonesia.
Data yang tercatat di seketariat panitia menyebutkan, tiga Rekornas yang pecah, yakni nomor 400m gaya bebas putra (KU1) oleh Triadi Fauzi. Perenang asal Perkumpulan Renang (PR) TMH Cimahi, Jabar itu berhasil mencatat waktu 4 menit, 11,66 detik. Catatan itu memperbaharui Rekornas lama 4 menit, 12,86 detik atas M Akbar Nasution (Jakarta) pada 2003.
Pada nomor 100m gaya punggung putra (KU2), Gede Simair Sudartawa (PR Elang Laut, Denpasar) memecahkan Rekornas setelah mencatat waktu 1 menit, 00,66 detik. Ia sukses memperbaiki catatan Rekornas lama 1 menit, 02,93 detik atas Harizal (Jakarta) pada 2005.
Sementara di nomor 100m gaya punggung putra (KU4), Oni Kanylisan Putra (PR ESG Bandung) memecahkan Rekornas, setelah membubuhkan waktu 1 menit, 12,06 detik. Waktunya lebih baik dari Rekornas lama atas Ali Faturahman 1 menit, 12,16 detik pada 2005 di Jakarta.
"Saya hanya ingin tampil sebaik mungkin di nomor yang saya ikuti. Tidak ada misi khusus untuk memecahkan Rekornas," kata Gede Simair, kemarin.
Pada hari pertama lomba kemarin, perenang-perenang Jatim 'belum panas'. Andalan Jatim asal PR Hiu Surabaya, Nancy Suryaatmadja harus puas menempati urutan kedua di 400m gaya bebas putri senior.
Peraih tujuh emas PON 2008 ini mencatat waktu 4 menit, 56,42 detik. Catatannya kalah dari Jasicca P Laurens (Makassar) yang finish pertama dengan catatan waktu 4 menit, 54,67 detik. Sedang pada posisi ketiga ditempati Enny Susilawati (Hiu Surabaya) dengan waktu 5 menit, 02,03 detik.
Di nomor 400m gaya bebas putra senior, perenang-perenang Jatim juga kalah cepat. Laksono P Antyanto (Hiu Surabaya) harus puas menempati posisi kedua dengan catatan 4 menit, 22,12 detik. Posisi pertama diraih Sapto Nugroho (Solo) yang mencatat waktu 4 menit, 21,07 detik. Posisi ketiga diraih Guruh Kurniawan (Bandung) dengan catatan 4 menit, 26,42 detik.
Sekjen PB PRSI Ade Kaiman mengakui, Krapsi 2008 ini menggunakan regulasi baru. Limit waktu ditingkatkan dan masing-masing PR dibatasi mengirimkan empat perenangnya di setiap nomor yang dilombakan.
"Ini semata-mata untuk meningkatkan kualitas perenang. Kami ingin mencari atlet-atlet yang berkualitas dan nanti akan disiapkan ke ajang internasional," ujar Ade. (*)
Minggu, Desember 28, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar