Minggu, Desember 28, 2008

Hillary Belum Puaskan Deltras

SIDOARJO: Striker baru Deltras Hillary Odada Echesa dinilai belum menunjukkan kelasnya sebagai penyerang andal. Kondisi itu terlihat dalam laga uji coba melawan PS Angkasa, Jumat (26/12) di Stadion Gelora Delta. Kemampuannya jauh dari harapan manajemen tim berjuluk 'The Lobster'.

Mantan penyerang PDRM Malaysia itu kurang 'oportunis' di kotak penalti. Hillary lebih banyak bergerak di luar kotak penalti dan cenderung sebagai 'pelayan'. Dua kali dia memberi assist dan membuahkan gol yang dicetak Dede Hugo dan Nanang Hendrawan.

Pelatih Deltras M. Zein Alhadad sepakat dengan penilaian bahwa Hillary belum tampil maksimal. Namun dia memiliki alasan tentang anak didiknya yang belum padu. Karena itu, mantan top scorer klub Niac Mitra di era Kompetisi Galatama itu menampik bila kedatangan Hillary ini layaknya membeli kucing dalam karung.

"Dia perlu waktu untuk beradaptasi dengan pemain lainnya, karena baru berlatih beberapa hari," ujar Mamak, sapaan akrabnya.

Dia menilai Deltras perlu striker dan kedatangan Hillary merupakan sosok gelandang serang layaknya gelandang Deltras lainnya, Danilo Fernando. Sebagai mantan mesin gol, Mamak yakin mampu memoles Hillary menjadi penyerang andal. "Waktu yang kami miliki masih ada untuk mengubahnya menjadi striker."

Langkah itu, kata Mamak, tidak sulit karena kelemahan fundamental Hillary hanya soal fisik dan sprint pendek. Kebetulan, Januari 2009 tidak ada pertandingan akibat penundaan jadwal di ajang kompetisi Liga Super, sehingga Deltras masih memiliki kesempatan untuk berbenah. Terutama memaksimalkan fisik dan kerjasama tim.

Dalam pertandingan melawan Angkasa itu, sedikitnya Hillary memiliki tiga peluang untuk mencetak gol. Namun tendangannya mudah terbaca kiper Angkasa. Selain itu dia juga sering kalah adu sprint dan perebutan bola.

"Tapi dia memiliki basic dan skill individu yang cukup bagus," imbuh Mamak.

Deltras mencetak tujuh gol ke gawang Angkasa dalam uji coba kemarin. Pada babak pertama The Lobster hanya menang 2-0, berkat gol sundulan Christian Martinez dan sontekan Dede Hugo.

Di babak kedua, Mamak menurunkan lapis kedua dan justru berhasil menciptakan lima gol. Junior dan striker muda Sugiarto sama-sama memborong dua gol, sedangkan Nanang Hendrawan menambah satu gol.

0 komentar:

Posting Komentar